Selasa, 05 November 2013

SISTEM INFORMASI PERUSAHAAN



Definisi Sistem Informasi Perusahaan
Sistem Informasi Perusahaan adalah suatu sistem berbasis komputer yang dapat melakukan semua tugas akuntansi standar bagi semua unit organisasi secara terintegrasi dan terkoordinasi. Sistem Informasi Perusahaan Disebut juga EntIS (Enterprise Information System). Tujuan dari EntIS adalah untuk Mengumpulkan dan menyebarkan data ke seluruh proses yang terdapat di sebuah organisasi, EntSI menyediakan data yang digunakan manajer untuk membuat sebuah keputusan dalam merencanakan dan mengendalikan proses bisnis.

Didalam EntSI terdapat 2 sistem yaitu :

a.       Executive information systems (EIS)
satu jenis dari manajemen informasi sistem dimaksud untuk memudahkan dan mendukung keterangan dan pembuatan keputusan kebutuhan dari eksekutif senior dengan menyediakan kemudahan akses terhadap keduanya internal dan eksternal keterangan relevan untuk bertemu gol strategis dari organisasi. Ini biasanya dipertimbangkan sebagai satu bentuk dikhususkan dari satu sistem mendukung keputusan (DSS).

b.      Executive support systems (ESS)
Memiliki arti yang sama dengan EIS namun , demikian istilah “Sistem Penunjang Eksekutif (ESS) biasanya mengacu pada system yang memiliki set kemampuan yang lebih besar dari pada EIS. Sementara istilah EIS mempunyai konotasi memberikan informasi, sedangkan istilah ESS berkonotasi memberikan kemampuan dukungan yang lain memberikan informasi.
            Sifat EIS dan ESS :
            EIS
-          Disesuaikan dengan pemakai eksekutif perseorangan
-          Mengekstraksi, menyaring, dan menangka data yang sangat penting.
-          Memberikan  akses status online
-          Mengakses dan memadukan jangkauan data internal dan eksternal yang luas
-          Bersifat user Friendly
-          Digunakan langsung oleh eksekutif tanpa perantara
-          Menampilkan informasi grafik, tabular dan tekstual
ESS
- memberi dukungan kepada komunikasi elektronik (exp : E-mail, computer conferencing)
- mempunyai kemampuan analisis data (exp : system penunjang keputusan, bahsa query, spreadsheet)
- mempunyai alat pengorganisasi (exp :electorinc calendar

Profil & Sejarah Perusahaan The Samsung Group

The Samsung Group adalah konglomerat terbesar didunia. Merupakan bisnis internasional
yang terletak di Korea Selatan, semua kesatuan merk Samsung, termasuk Samsung Electronics (perusahaan elektronik terbesar di dunia), Samsung Heavy Industries (salah satu shipbuilders terbesar di dunia), dan Samsung Engineering & Construction (perusahaan kontraktor global utama). Dimanapun Anda berada, di tengah keramaian jalan raya atau dalam kenyamanan rumah Anda, Samsung adalah bagian dari kehidupan Anda. Sebagai pemimpin global, Samsung ada di garis terdepan perubahan, mengantisipasi apa yang diinginkan oleh pelanggan di seluruh dunia pada hari esok. Dengan penjualan bersih yang terus meningkat, pada tahun 2007 mencapai angka $ 174,2 milyar dengan aset dan kewajiban total pada tahun 2007 sebesar $ 302,9 milyar dan $ 192,7 milyar. Memperkerjakan 263.000 karyawan yang tersebar diseluruh dunia, memanfaatkan kekuatan revolusi digital untuk menciptakan terobosan produk dan layanan yang akan membawa konsumen dan bisnis di luar imajinasi mereka.


Di Samsung, prinsip bisnis Samsung menjadi dasar dari setiap keputusan yang dibuat, diantaranya: Prinsip memenuhi hukum dan standar etika, prinsip menghargai konsumen, pemegang saham dan karyawan, prinsip tanggung jawab secara sosial sebagai warga korporat, prinsip menjaga budaya organisasi yan bersih, prinsip peduli akan lingkungan, kesehatan, dan keamanan.


Berawal dari bisnis ekspor kecil di Taegu, Korea, Samsung telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan elektronik terkemuka di dunia, dengan spesialisasi pada media dan peralatan digital, semikonduktor, memori, dan integrasi sistem. Kini proses dan produk inovatif dan berkualitas Samsung telah diakui di dunia. Itu semua menjadi tonggak utama dalam sejarah Samsung, menunjukkan bagaimana perusahaan ini telah mengembangkan jajaran dan pencapaian produknya, meningkatkan pendapatan dan saham pasarnya, dan mengikuti misinya untuk memberikan hidup yang lebih baik bagi pelanggan di seluruh dunia.



Profil dan Sejarah Perusahaan Iphone

iPhone

iPhone merupakan salah satu produk ciptaan dari Apple yang sangat menggemparkan dunia saat kemunculannya pertama kali di tahun 2007. iPhone juga sangat digemari dan laris dalam penjualannya diseluruh dunia. Dalam sejarahnya, iPhone mengalami beberapa perkembangan design dan juga teknologinya. Mari Kita Lihat perkembangan sejarah iPhone dari awal hingga saat ini. Pada tahun 2007, Steve Jobs dan perusahaan Apple memperkenalkan iPhone pertama mereka . iPhone seri pertama itu hanya memiliki fitur-fitur aplikasi bawaan saja tanpa bisa di tambah dengan aplikasi pihak ketiga yang dikembangkan oleh para developer. Jadi jenis iPhone generasi pertama ini tidak dapat digunakan untuk mendownload aplikasi-aplikasi baru. Walaupun begitu, iPhone seri pertama ini langsung terjual sebanyak 700 ribu di minggu pertama setelah launching. Setahun berikutnya 2008  iPhone 3G dikenalkan oleh Apple. iPhone 3G ini merupakan gadget yang memiliki teknologi yang tercanggih pada masa itu. Dengan tambahan kehadiran App Store yang pada saat itu memiliki sekitar 10ribu buah aplikasi dengan total di download 300 juta kali. Meningkat di banding versi sebelumnya, iPhone 3G laku hingga satu juta unit di minggu pertama. 
Tahun 2009 dirilislah iPhone 3GS dengan peningkatan pada performa khususnya grafis. iPhone 3GS ini merupakan pengembangan dari seri iPhone 3G. Walaupun ditambah dengan performa grafis, teknologi yang digunakan tidak jauh beda dengan tenkologi iPhone 3G sebelumnya. Total aplikasi saat itu adalah ada 85ribu aplikasi di App Store dengan total download mencapai 2 milyar kali. Tahun 2010 Steve Jobs memperkenalkan iPhone 4. Dari segi design, fitur, dan spesifikasi, iPhone 4 mengalami perubahan yang sangat signifikan dari seri sebelumnya.  Menurut data, pada tahun 2010, sebuah penelitian bahkan mengungkapkan  satu dari tujuh orang yang memiliki smartphone menggunakan iPhone. iPhone 4 memecahkan rekor penjualan iPhone dengan terjual sebanyak 1,2 juta unit di minggu perdana perilisannya.
Tahun 2011 iPhone 4S yang memiliki takdir serupa dengan iPhone 3Gs. Memiliki desain yang identik dengan iPhone 4, iPhone 4S dibekali banyak teknologi terkini seperti kamera 5 lensa beresolusi 8 megapixel, chip A5 yang memiliki kecepatan hingga 2x chip A4 dan proses grafis yang lebih ngebut hingga 9x. Tidak kurang dari 4 juta iPhone 4S terjual di minggu pertama rilis nya. Saat ini sesuai dengan klaim Apple sudah lebih dari 500ribu aplikasi di App Store dengan developer sudah mendapat bayaran hingga lebih dari 3 milyar dolar sebagai bagian perjanjian bagi hasil 70-30 di App
Dan dibulan Mei 2012 nanti, Apple akan meluncurkan seri terbaru iPhone yaitu iPhone 5 di Indonesia. Info yang didapatkan dari media luar iPhone 5 akan mengusung iCloud service terbaru dan menggunakan operating system iOS 5. Belum bisa diterangkan dengan jelas tentang kecanggihan dari iPhone 5 ini.Namun dari segi design, iPhone 5 ini memiliki bentuk yang lebih tipis dan elegan. Layar pada iPhone 5 juga lebih besar dan memiliki LCD layar tanpa tepi. LCD tanpa tepi inilah yang merupakan ciri khas tersendiri bagi iPhone 5.Begitulah perkembangan iPhone dari tahun ke tahun. Tidak sabar menunggu kemunculan iPhone seri terbaru ditahun depan, semoga memiliki design dan kemapuan yang lebih canggih lagi. Terima kasih Steve Jobs telah menciptakan suatu produk yang menyenangkan untuk kami.    

Analisa
Menurut saya system informasi yang dimiliki Samsung karena Samsung  memanfaatkan kekuatan revolusi digital untuk menciptakan terobosan produk dan layanan yang akan membawa konsumen dan bisnis di luar imajinasi mereka. Samsung, menunjukkan bagaimana perusahaan ini telah mengembangkan jajaran dan pencapaian produknya, meningkatkan pendapatan dan saham pasarnya, dan mengikuti misinya untuk memberikan hidup yang lebih baik bagi pelanggan di seluruh dunia



Kamis, 10 Oktober 2013

Sistem Informasi Psikologi



SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Dalam tulisan saya kali ini akan membahas mengenai Sistem informasi psikologi. Tetapi terlebih dahulu, saya akan membahas mengenai pengertian sistem, informasi dan psikologi.
Sistem adalah kumpulan elemen-elemen yang terintegrasi dan berinterakasi untuk mencapai tujuan tertentu. Di dalam sistem terdapat suatu proses interaksi antara perangkat lunak dan perangkat keras yang akan menghasilkan informasi yang dapat digunakan.
Sistem juga merupakan manajerial dari sebuah organisasi yang mengatur dan menjalankan roda organisasi sehingga ada keteraturan yang baik didalamnya agar tidak terjadi bentrok antara
elemen-elemen pembentuk sistem didalamnya.
Sistem memiliki beberapa karakteristik, diantaranya :
1.      Komponen (elemen).
Komponen dari suatu sistem dikenal sebagai subsistem, dimana subsistem merupakan sistem didalam suatu sistem yang memiliki fungsi sendiri namun terintegrasi dengan sistem lainnya.
2.      Boundary .
Boundary merupakan batasan antar sistem satu dan sistem lainnya dengan lingkungan luar.
3.       Environtment
Merupakan segala sesuatu yang berada diluar sistem yang mempengeruhi operasi dalam sistem
4.      Interface
Merupakan media penghbung antara subsistem dengan subsistem lainnya.
5.      Input
Merupakan data yang dimasukan kedalam proses sistem.
6.      Output
Merupakan hasil yang dikeluarkan dari proses sistem, dimana didalamnya terdapat keluaran yang berguna (misalnya informasi) maupun yang tidak berguna (misalnya limbah).
 7.      Sasaran sistem (objective) Merupakan sasaran atau tujuan yang ingin dicapai oleh suatu sistem.
Jadi dapat disimpulkan bahwa sistem merupakan struktur dari sebuah organisasi yang mengatur dan menjalankan roda organisasi sehingga ada keteraturan yang baik didalamnya agar tidak terjadi bentrok antara elemen-elemen pembentuk sistem didalamnya.
Selanjutnya saya akan membahas mengenai Informasi dan proses pengolahan informasi tersebut. Informasi adalah kumpulan pesan yang memiliki makna yang dapat diolah sebagai dasar pengambilan tindakan. Sebuah informasi harus ditempatkan pada suatu konteks permasalahan tertentu yang sesuai. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kerancuan dalam pengolahan tiap-tiap informasi.

Informasi memiliki beberapa karakteristik yang bisa dijadikan indikator baik atau tidaknya informasi tersebut :
1.      Relevan adalah terdapat kesesuaian antara kebutuhan informasi dengan ketersediaan informasi.
2.      Tepat waktu. Penting bagi tiap penerima informasi menerimanya secara tepat waktu, karena terlambatnya suatu informasi akan sangat mengurangi nilai dari informasi tersebut.
3.      Akurat. Informasi akan sangat bernilai bila bebas dari kesalahan-kesalahan yang bisa menyesatkan, sehingga maksud dari penggunaan informasi itu akan menjadi jelas.
4.      Mengurangi ketidakpastian. Sebuah informasi hadir untuk mengurangi ketidakpastian sehingga dapat memperkuat fakta.
5.      Mengandung elemen yang baru. Informasi akan sangat bernilai ketika terdapat elemen-elemen baru, sehingga dapat tercipta suatu improvisasi dan inovasi.
Berikut ini adalah metode pengumpulan Informasi :
1.      Pengamatan langsung
2.      Wawancara
3.      Perkiraan koserponden
4.      Daftar pertanyaan
Sistem informasi merupakan sistem terbuka yang menghasilkan informasi dengan menggunakan siklus : Input—Proses—Output. Fungsi dari sistem informasi adalah untuk membantu individu atau kelompok untuk melaksanakan aktivitas yang dapat berupa perencanaan, pengorganisasian, pengontrolan dan pengambilan keputusan.
Selanjutnya pengertian psikologi, Psikologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu psyche dan logos. Dimana psyche bermakna jiwa, sedangkan logos bermakna ilmu. Dengan kata lain psikologi adalah ilmu tentang jiwa. Jiwa merupakan suatu kajian yang sifatnya abstrak, namun dalam psikologi hal abstrak ini dapat dipelajari melalui tingkah laku manusia dan hewan yang merupakan objek kajian psikologi. Secara sederhana psikologi dapat pula diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan.
Penggunaan hewan sebagai objek psikologis dikarenakan pada aliran behavioristik seringkali prilaku yang diprediksi akan terjadi pada manusia terlebih dahulu di uji cobakan pada hewan. Banyak diantara percobaan-percobaan pada hewan ini berhasil terjadi pada manusia. Diantaranya percobaan Pavlov dan Skinner.
Seharusnya yang dikaji adalah kondisi psikis dari manusia bukan sekedar perilaku yang nampak. Oleh karena itu bermunculanlah teori-teori yang menentang aliran behavioristik tersbut, yaitu aliran humanistik. Dimana manusia dipandang sebagai makhluk yang memiliki kesadaran penuh untuk mengembangkan potensi dirinya. Dengan demikian aspek psikis seseorang dapat lebih tergambarkan.
Setelah melihat paparan diatas maka kita dapat menyimpulkan beberapa hal mengenai sistem informasi psikologi. Sistem informasi psikologi adalah kajian ilmu yang mempelajari hubungan antara ilmu psikologi dalam kaitannya dengan penggunaan dan pengaplikasian komputer dalam bidang psikologi.
Penggunaan sistem informasi dalam psikologi dimungkinkan karena banyak hal dalam dunia psikologi yang masih bisa dikelola dengan sentuhan komputerisasi. Misalnya penggunaan tes psikologi secara virtual, penggunaan teknologi eye-tracking dan yang terbaru adalah teknologi virtual reality yang memungkinkan seseorang untuk mengurangi bahkan menyembuhkan gangguan psikologis seperti ADHD, PTSD dan beragam fobia.


Pengertian Arsitektur Komputer

Arsitektur computer adalah suatu konsep erencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer yang merupakan deskripsi fungsional dari kebutuhan perangkat keras yang di desain dengan kecepatan proses dan system interkoneksinya untuk dapat menciptakan sebuah computer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja dan target biaya.



ANALISA SISTEM PENGGAJIAN
Saat ini perkembangan komputer semakin cepat, komputer menjadi alat bantu untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam mengerjakan atau menyelesaikan suatu pekerjaan. Dalam suatu perusahaan penggunaan komputer menjadi suatu kebutuhan yang sangat menunjang dalam proses pengolahan data, sehingga informasi yang dihasilkan dalam proses pengolahan data dapat disajikan dengan cepat. Ada beberapa jabatan yang ada di dalam sebuah perusahaan, yang terdiri dari Managing Director, Project Manager, Head Accounting & Finance, Finance, Accounting dan Administrasi. Dibawah ini dapat dijabarkan beberapa tugas dari masing-masing jabatan yang ada diperusahaan:
a. Managing Director
1. Memeriksa data-data keuangan secara keseluruhan
2. Sebagai decision maker
3.Sebagai orang yang bertanggung jawab penuh terhadap kelangsungan perusahaan

b.Project Manager.
1. Sebagai wakil dari Managing Director
2. Mencari proyek-proyek baru serta mengembangkan proyek-proyek yang sudah ada
3. Mengontrol dan memonitor office building dalam operasi business

c. Head Accounting & Finance
1. Mengawasi dan mengontrol kerja dari finance dan accounting
2. Bertanggung jawab atas data-data keuangan

d. Finance
1. Mengatur lalu lintas keuangan perusahaan
2. Bertanggung jawab atas dana petty cash
3. Membuat laporan penggajian, cash in dan cash out
e .Accounting
1. Membuat laporan keuangan, laporan rugi laba dan neraca keuangan setiap bulan
2. Bertanggung jawab atas data asset-asset perusahaan
3. Menangani pajak bulanan.
f. Administrasi.
1. Membuat rekap absensi perbulan
2. Bertanggung jawab dalam penagihan
3. Membuat kontrak
4. Membuat laporan deal marketing
Prosedur berjalannya sistem penggajian adalah sebagai berikut
Proses Rekap Absensi
Pertama-tama para pegawai mengisi daftar absensi setiap hari yang pada akhir bulan akan direkap oleh administrasi. Kemudian rekap absen tersebut diberikan kepada finance, sebagai data dalam penghitungan gaji

Proses Perhitungan Gaji
Setelah menerima rekap absen, maka bagian finance melakukan perhitungan gaji (membuat form pengjuan gaji) dan diserahkan ke head finance untuk dilakukan pemeriksaan dan di ACC. Setelah di ACC oleh head finance, kemudian diberikan kepada Project Manager dan Managing Director untuk di ACC pula.
Proses perhitungan gaji ini dihitung berdasarkan gaji pokok pegawai ditambah uang makan beserta uang lembur dan dikurangi potongan-potongan yang ada, maka akan dihasilkan total gaji bersih yang akan diserahkan kepada pegawai, dimana data-data tersebut akan sekaligus diarsipkan untuk nantinya dijadikan acuan untuk pembuatan slip gaji dan laporan gaji.

Proses Pembuatan dan Pencairan Ce
k.
Setelah form pengajuan tersebut di ACC. Finance membuat cek. Kemudian ditandatangani oleh Project Manager dan Managing Director. Setelah cek tersebut ditandatangani, kemudian dicairkan ke Bank. Finance akan menerima uang cash dan fotocopy cek dari Bank tersebut.

Proses Cetak Slip Gaji
.
Setelah perhitungan gaji tersebut dilakukan dan sudah dicairkan, maka finance mencetak slip gaji rangkap dua berdasarkan arsip form pengajuan gaji pegawai. Kemudian pegawai menerima slip gaji lembar kedua beserta uang gajinya. Sedangkan slip gaji lembar pertama akan diarsipkan oleh finance.

Proses Laporan
Data pegawai, data rekap absensi, data form pengajuan gaji pegawai beserta slip gaji menjadi acuan dalam pembuatan laporan yang dilakukan oleh finance untuk diserahkan langsung kepada Managing Director.

Dari proses penggajian diatas dapat disimpulkan bahwa dalam memperoleh gaji, pegawai mengisi daftar absensi detiap hari kemudian absen tersebut diberikan kepada finance agar finance melakukan penghitungan penggajian dan diserahkan ke head finance untuk dilakukan pemeriksaan dan ACC. Project manager dan managing director juga melakukan pemeriksaan ACC dan tambahan uang makan serta uang lembur dan dikurangi potongan yang ada lalu data mengenai uang potong tersebut di arsipkan sebagai pembuatan slip gaji. kemudian finance membuat cek kemudian ditandatangani project manager dan managing director untuk dicairkan. Kemudian slip gaji lembar pertama diberikan kepada finance sedangkan lembar kedua diberikan kepada pegawai. Data pegawai, data rekap data form dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan laporan 
yang akan diserahkan kepada Managing Director.

Daftar Pustaka 

Jogianto2 HM. 2005. Sistem Teknologi Informasi. Andi. Yogyakarta
Lani Sidharta, Pengantar Sistem Informasi Bisnis, P.T. ELEX Media Komputindo, Jakarta: 1995
Gordon B. Davis, Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen Bagian 1, PT Pustaka Binamas Pressindo, Jakarta: 1991